Orang Ramai

Berita Cinta & Cerita

Kewaspadaan Penyebaran Covid

Melansir Kompas, seorang pengendara sepeda motor yang ingin melintas Suramadu diminta petugas untuk melakukan tes anti gen terlebih dahulu.

Perempuan tersebut bertanya kepada petugas, apakah petugas juga sudah melakukan tes anti gen?

Seorang petugas berdalih bahwa ia sudah divaksin dua kali walaupun belum tes anti gen.

Seorang petugas lainnya mengaku bahwa ia sudah swab, tapi surat hasil swabnya ada di rumah.

Baca Juga : Di Lampung Makan Kebuli Juga

Adalah wajar perempuan tersebut meminta kepastian bahwa petugas yang ‘menertibkannya’ juga adalah orang-orang yang benar-benar bebas dari Covid-19.

Jangan sampai petugas ingin mencegah penularan Corona, tapi malah mereka yang justru menularkan penyakit yang telah memporak-porandakan tatanan sosial tersebut.

Berdalih sudah divaksin tapi tidak swab, ini jelas tidak bisa diterima. Sebab orang yang sudah divaksin pun ternyata juga masih bisa tertular Corona.

Mengaku sudah swab, tapi hasilnya ditinggal di rumah. Ini juga tidak tepat. Bagaimana kalau masyarakat yang diperiksa juga nanti mengaku sudah swab, tapi hasil swabnya disebut ditinggal di rumah. Apakah Polisi atau Satpol PP mau percaya begitu saja?

Kita tidak sama sekali pada posisi menolak atau ingin merecoki kebijakan Pemerintah terkait penyekatan lalu lintas atau apapunlah namanya, demi untuk melindungi masyarakat dari Corona.

Tapi kita menuntut bahwasanya upaya penertiban masyarakat ini juga harus terlebih dahulu dilakukan oleh para aparat yang bertugas.

Jadi, walau sudah divaksin, sebelum bertugas sebaiknya bapak-bapak Polisi dan Satpol PP tetap harus diswab.

Atau kalau memang sudah diswab, sebaiknya surat hasil swabnya dibawa saat bertugas. Agar ketika ada masyarakat yang meminta kejelasan swab tersebut, para petugas itu bisa menunjukkannya dengan baik.

Cek podo enak,e ngono lho, Pak…

Pin It on Pinterest

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
%d bloggers like this: